Arema Indonesia yang menjalani laga ujicoba melawan Metro FC mendapatkan perlawanan keras. Tim Arema yang diisi oleh pemain yang belum banyak mendapatkan kesempatan kudu jatuh bangun mengatasi permainan Macan Kumbang, Metro FC.
Pertandingan yang digelar dengan kondisi cuaca gerimis itu terkesan membosankan diawal-awal laga. Bahkan beberapa serangan sulit sekali menghasilkan tembakan kegawang.
Pada menit ke-20, Gilang Dedik Permadi pemain gelandang Metro yang berasal dari Arema U-21 mempunyai peluang melalui tendangan bebas. Namun, usahanya untuk mengarahkan bola ke pojok mampu diatasi oleh kiper Ahmad Kurniawan dengan baik.
Pemain yang mendapatkan perhatian dari seluruh penonton yaitu Kim Sung Yeon berusaha keras untuk menampilkan permainan terbaik. Gelandang asal Mokpo City itu berusaha meladeni permainan tengah Metro FC dengan skill yang dimilikinya, termasuk memberikan umpan kepada Qischil Gandrumini dimenit 32 yang gagal dimanfaatkan dengan baik.
Beberapa kali dia berusaha menampilkan permainan terbaik yang menjadi penentu nasibnya di Arema. Termasuk usaha melepaskan tembakan jarak jauh yang tidak akurat.
Di menit 68, Yericho Chirstiantoko yang menggiring bola dari sisi sayap memberikan umpan silang terobosan yang menuju kepada Qischill, pemain asal Nganjuk itu kemudian masuk ke area kotak pinalti dan memberikan umpan kepada Reza Mustofa. Kiper Metro yang sudah salah langkah membuat gawang terbuka sehingga kebobolan.
Hingga peluit akhir dibunyikan skor tetap 1-0 untuk Arema.